Sahabat Umar dan Burung Pipit

Dalam Usfuriyyahnya syaikh Muhamammad bin Abu Bakar ada sebuah hadis Sahabat Abdulloh bin Umar, ia berkata : “ Baginda Nabi Muhammad SAW bersabda : Yang mengasihani, maka Allah yang Maha Pengasih akan mengasihinya kasihanilah mahluk yang ada di bumi, maka mahluk yang ada dilangit akan mengasihimu” sempurnakanlah hadis Dari hadis diatas terdapat sebuah kisah, suatu ketika Sahabat Umar r.a. berjalan pada jalan kampung di kota madinah, ia melihat anak kecil bermain burung pipit di tangannya, Sahabat Umar merasa kasihan dengan burung kecil itu, lalu ia membeli burung tersebut, agar dapat melepasnya -ke alam bebas-, Sewaktu Sahabat Umar meninggal, banyak orang yang bertemu beliau dalam mimpi, -dalam mimpi tersebut- mereka bertanya pada Sayyidina Umar : “Apa yang Allah lakukan kepadamu ?”, "Allah mengampuniku” jawab Sahabat Umar lalu mereka bertanya lagi, “Apa karena kedermawanmu? Adilmu? Atau mungkin zuhudmu?” Sayyidina umar menjawab : “ Sewaktu kalian meletakkanku dalam kubur, kalian tutupi aku dengan tanah, kalian tinggalkan aku sendiri, datanglah dua malaikat -munkar dan nakir-, Keduanya sangat menakutkan, hingga aku hilang akal, sendi-sendi tubuhku gemetar sebab sangat takut pada mereka, mereka mendudukkanku untuk bertanya kepadaku -pada saat yang bersamaan- aku mendengar suara tanpa rupa, “Hei malaikat, tinggalkanlah hamba-Ku, janganlah kalian menakutinya, sesungguhnya aku memberi rahmat dan ampunan padanya, sebab ia telah mengasihi burung pipit di dunia, maka kini aku mengampuninya di akhirat. Wallahu a'lam bisshowab

Subscribe to Lutfi Alhakim

Don’t miss out on the latest issues. Sign up now to get access to the library of members-only issues.
[email protected]
Subscribe